Ryani Ryan
Dia adalah Ryani, panggilanku untuknya. aku berkenalan di sosial media, Twitter. Berawal dari mention sampai akhirnya memberanikan diri untuk chat melalui DM.
Perasaan tak menentu, karena takut tidak dibalas. Namun pada akhirnya DM-ku dibalas. Lega rasanya.
Singkat cerita aku meminta whatsapp-nya, lalu berlanjut mengobrol di whatsapp.
Seperti kenalan pada umumnya, aku menanyakan perihal pekerjaan, di mana tempat tinggalnya, sampai kisah percintaan sebelumnya.
Kalian harus tahu juga, bahwa aku begitu penasaran dengan Ryani sejak awal. Hanya sebatas penasaran. Tapi begitulah aku yang selalu takut dan ragu untuk menyapanya secara personal.
Tapi semua itu berubah ketika aku bertemu dengannya.
Hari itu, aku mengajaknya bertemu dan berbincang di coffeeshop di daerah Jagakarsa. Aku mengajaknya ke sana karena aku sering mengunjungi tempat tersebut.
2 jam lamanya kami mengobrol tentang percintaan yang pernah dilalui sebelumnya. Tentang bagaimana awal bertemu sampai hubungan berakhir.
Padahal saat itu aku tidak menaruh rasa padanya. Hanya penasaran, sebatas kenalan dan bertemu saja. Hanya itu. Tapi entah mengapa pembicaraan kami menuju ke arah sana. Karena menurutku pembicaraan yang mengarah ke sana adalah tanda bahwa ada ketertarikan. Entah dari aku atau dia.
Dalam cerita Ryani, Ryani pernah dikecewakan dengan pasangan sebelumnya. Aku tidak bisa memberitahu secara gamblang. Tapi yang jelas, Ryani sangat tidak suka dibohongi dan diperlakukan cuek. Ryani juga memberitahuku bagaimana dia berusaha untuk mempertahankan hubungannya. Namun semesta berkata lain, hubungannya kandas.
Begitupun dalam ceritaku, aku memberitahu bagaimana sakitnya ketika dibohongi bertahun-tahun oleh orang yang aku percaya sepenuhnya. Rasanya hancur. Sangat sulit untuk percaya pada siapapun. Namun lagi-lagi aku bangkit dan percaya bahwa tidak semua orang itu sama.
Kisah aku dan Ryani hampir sama persis. Ryani disakiti oleh pasangannya, begitupun aku.
Hari makin malam. Obrolan yang belum seberapa ini terpaksa kami akhir. Lalu pulang.
“Dari awal sampai pulang aku masih belum menaruh rasa suka pada Ryani."
Sampai pada akhirnya, ketika di motor dalam perjalanan pulang. Aku menemukan apa yang aku cari dalam diri Ryani.
Ryani begitu suka bercerita. Apapun jadi bahan topik pembicaraan. Ryani pun begitu manja, bisa dilihat dari gesture dan cara dia berbicara. Dan itu membuat aku mulai tertarik dengannya. Sangat misterius memang, beberapa menit lalu aku sama sekali belum tertarik, tetapi setelahnya semua itu berubah. Aku menjadi orang paling tertarik dan ingin tahu tentangnya.
Kedekatan kami berlanjut dipertemuan-pertemuan selanjutnya. Kami saling mengabari melalui whatsapp setiap harinya.
2 bulan menjalin kedekatan dengan Ryani, aku belum juga menyatakan perasaanku padanya. Sampai Ryani menanyakan perihal kejelasan hubungan kami. Aku tidak langsung menyatakan cinta padanya ketika Ryani melontarkan pertanyaan itu. Butuh waktu 4 kali pertemuan lagi sampai aku menyatakan cinta padanya. Itu semua bukan karena ragu padanya, tapi seperti itulah aku yang selalu gugup dalam hal menyatakan cinta. Aku tidak terbiasa menyatakan cinta. Kisah cintaku tidak sebanyak orang diluaran sana yang selalu dapat pasangan lagi ketika baru putus.
Ryani sampai kesal denganku karena tidak mengutarakan perasaanku padanya. Katanya, aku terlalu mengulur-mengulur waktu. Tapi aku mencoba memberinya penjelasan. Dia menerima penjelasanku. Dan pada tanggal 11 desember 2022 aku menyatakan bahwa aku mencintainya. Dan dia mengatakan "ya aku menerimamu"
Perasaanku lega ketika mendengar itu. Pria yang satu tahun lalu begitu hancur hati dan kepercayaannya sekarang menemukan kembali jalan bahagia. Pria yang selama satu tahun lalu hari-harinya begitu gelap tak berwarna, sekarang hidupnya kembali berwarna. Semua itu karena Ryani, a million simple things that Ryani did to me.
**
Jujur aku belum pernah menemukan seseorang seperti Ryani. Hal yang selalu Ryani lakukan padaku selalu meninggalkan kesan. Sebegitunya aku padanya. Contohnya saja ketika dia berprilaku manja padaku, aku sangat senang ketika dia begitu. Juga ketika dia sedang cemburu, bawel, atau marah padaku, aku tidak merasa terbebani sama apa yang dia lakukan. Aku malah sungguh senang ketika dia begitu. Karena dengan dia begitu dia berarti peduli dan sayang padaku.
Oh Ryani juga suka menyanyi ketika di atas motor. Walau hanya 3-5 bait dia nyanyikan tapi sungguh aku suka. Jadi aku tidak perlu memakai aksesoris earphone lagi karena aku sudah punya Ryani hahaha
Ryani itu hatinya baik. Saat kami sedang di jalan, Ryani selalu memperhatikan sekitar. Seringnya selalu memperhatikan pekerja/penjual di jalanan yang kerjaanya berat dan dagangannya belum habis sampai larut malam. Dan kalimat yang pertama kali keluar dari Ryani adalah " Mas, kasihan ya dia, bantu mas. Boleh ndak?" selalu begitu setiap kami pergi. Aku bangga kamu masih punya rasa peduli terhadap sesama, niat yang baik.
Dan Ryani itu suka sekali jajan. Makanan berat ataupun ringan, begitupun dengan minuman. Setiap kami jalan itu pasti yang dicari adalah apa yang sedang Ryani pengin. Kalau lagi mau Es Podeng ya cari sampai dapat, kalau lagi mau Bakso Goreng ya harus beli itu tidak mau yang lain, kalau ice cream ya ice cream. Tapi dari semua yang Ryani suka, ice cream adalah favoritnya.
Tapi sayangnya kalau minum Es Ryani langsung terkena flu besok paginya, bersin-bersin, hidungnya kadang mampet juga. Aku sebagai kekasihnya kadang enggak tega kalau dia mengeluh saat sedang terkena flu. Walaupun hanya flu ringan, tapi aku sungguh khawatir akan kesehatannya. Mau melarangnya untuk tidak minum es tapi kadang Ryani suka memasang wajah melasnya padaku. Dia sungguh tahu cara mencari perhatianku. Lucu ya kekasihku ini. I really love her.
Begitulah aku yang jatuh cinta karena hal sederhana yang Ryani lakukan padaku❤❤❤
***
Untuk Ryani..
Tetap jadi Ryani ya, jangan pernah berubah. Semoga kedepannya akan terus seperti ini dan harus selalu sabar sama apa yang sedang kita hadapi. Semoga apa yang sedang kita rencanakan juga selalu dilancarkan dan dimudahkan.
Kita baru saja memulainya, Ryani. Jangan pernah menyerah sama rintangan yang akan kita hadapi ya. Kita usaha bareng-bareng. 😇











Comments
Post a Comment