Gunung, Tempat Sampah di Ketinggian
Sebenarnya saya ingin membahas ini sejak dulu, tapi baru sekarang
saya tuangkan lewat tulisan. Sudah cukup muak dengan tingkah laku
mereka.
Ini sangat menyedihkan, mereka menganggap bahwa mereka adalah pecinta alam sejati, pendaki sejati, petualang sejati, tapi kontribusi apa yang mereka kasih ke alam itu sendiri? Tidak ada.
Buktinya masih banyak sampah berserakan di jalur pendakian, area camp, jalur mata air, sampai di puncak pun ada. Inilah yang membuat gunung dan isinya marah. “Kalian hanya tamu, hormatilah tuan rumah”
Dan sampai sekarang pendaki-pendaki ini hanya mengandalkan “sapu bersih gunung” yang setiap tahun di lakukan oleh berbagai komunitas, salah satunya Trashbag Community.
Jelas pemikiran seperti ini sangat bodoh, mengkhawatirkan. Kenapa kita tidak hilangkan saja “sapu bersih gunung” menjadi “penyuluhan tentang dampak membuang sampah di gunung”? Biar mereka yang ikut membersihkan gunung tidak lagi membersihkan, tapi berganti tugas untuk mengajarkan agar tidak membuang sampah di gunung.
Harusnya kalian mikir, mendaki gunung saja itu sudah merusak, janganlah kalian menambah kerusakan itu dengan membuang sampah.
Ayo kita bangkit, sadar diri untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di gunung.
“Janganlah kau rusak tempat bermainku wahai pendaki bodoh.”



Comments
Post a Comment